Nyantai Masuk Surga November 18, 2008
Posted by hermawandhr in Renungan.Tags: surga
trackback
Ceritanya gini, 2 minggu yang lalu, tepatnya 2 jumat yang lalu, tetangga kamar gw bilang, “ayo mangkat jumatan”. Dalam English: let’s go for friday praying. Jawab gw simple, nyantai aja kali baru jam segini. Saat itu jam menunjukan pukul 11.30 (fyi, friday praying would be hold at 11.45).
Temen gw nyeletuk, “berarti masuk surganya juga mau nyantai ya….?!?!?!?!?”. I’m so suprised. Gw langsung diem, sambil merenung dan berkata dalam hati, “O IYA YA….! gw ga mau masuk surga belakangan…”
Kata temen gw emang simpel banget, tapi nyentug hate pisan. Ya, siapa sih orang yang ga kepengen masuk surga. Memang bukan berarti ketika kita datang jumatan lebih pagi, kita bisa masuk surga. Ini hanyalah sebuah ungkapan yang berarti bahwa dalam kita harus semangat, rajin, dkk dalam hal melalukan suatu kebaikan.
Jujur aja niy ya, klo ada jaminan langsung dari qJJI gw bakal masuk surga jiga gw mati sekarang, gw ikhlas…! SO there is no word “nyantai” for getting surga qJJI. Gw pun langsung mandi dan langsung berangkat. As I remember, itu adalah waktu tercepat gw datang ke mesjid untuk soalt jumat (semenjak gw kuliah)
qJJI pernah berfirman (mohon koreksi klo salah),
“…Dan tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan takwa dan janganlah kalian tolong menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksaan-Nya“. (Al-Ma’idah:2)
It’s so hearted bro… Allah has given us more time to pray as soonest. But, while we rest our body, there’s a force to wake up n fight any barriers. So, let’s step our feet to catch the first comer into heaven.
Satu lagi brow, ayat nya mohon dikoreksi.
“…Dan tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan takwa dan janganlah kalian tolong menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksaan-Nya“. Al-Ma’idah:2
thx bro