jump to navigation

Aku Lupa, Nuhun Bro… December 5, 2008

Posted by hermawandhr in Renungan.
Tags: , ,
trackback

Malam ini aku ngobrol dengan temanku yang ada di sebrang sana. Tidak terlalu jauh, sekitar 2-3 jam perjalanan dengan mobil, lewat tol tentunya. Biasanya kami mengobrol tentang hal-hal yang tidak berguna. Lebih tepatnya, aku selalu mengajak dia ngobrol hal-hal yang tidak berguna (setidaknya untuk saat ini).

Malam ini berbeda. Sungguh sangat-sangat berbeda. Malam ini aku mendapati sosok yang sangat berbeda darinya. Begitu bijaksana. Jujur saja, aku tersadar bahwa selama ini aku lupa. Terima kasih Bro, karena telah menyadarkanku. Tulisan ini aku dedikasikan untukmu. Ku doakan semoga TA mu cepat selesai dengan hasil yang memuasakan. Aku percaya, kamu pasti bisa. Doa dan Usahamu pasti lebih baik dibanding doa&usahaku dulu. qJJI pasti akan selalu membantumu.

Ok, itu adalah pendahuluan dari apa yang ingin kutulis saat ini. Pembicaraan kami berawal dari keluh kesahku atas keadaanku saat ini (red: nganggur). Pembicaraan berlanjut pada keluahanku atas kegagalan pada seleksi masuk perusahaan X. Kurang lebih lanjutan dari pembicaraan itu, sbb:

myfren:  santai lah…

myfren:  nu ptg mah sudah berusaha

myfren:  ari teu meunang mah nya kmh deui

myfren:  pusing2 teuing

myfren:  nu enggeus mah enggeus

myfren:  nikmati saja yg ada

myfren:  semuanya jg sudah ada yg mengatur

myfren:  yg maha mengetahui

Inti dari cuplikan diatas adalah yang penting kita sudah berusaha, jangan terlalu dipikirkan mengenai hasilnya karena semuanya sudah ada yang mengatur. Yah, ada yang mengatur, Dialah qJJI SWT. Mungkin aku sudah lupa akan hal ini. Alhamdulilah, saat ini seorang temanku mengingatkanku. Aku yakin, ini pun sudah Kau atur, ya qJJI.

Jujur saja,  kekagumanku padanya terus bertambah. fyi, aku kenal dia semenjak SMA. Dia orang yang penuh tanggung jawab, loyal, cerdas. Kalau dibandingkan denganku, aku tidak ada apa-apanya. Lho, kok malah curhat…!?!?!??!!

Karena kekagumanku itu, akupun menyanjungnya. Dia berkata:

myfren:  pdah we urg can ngalaman

myfren:  mun kaalaman ku sorangan mah duka

me: tong, tong ngalaman…

myfren:  hoyongna mah…

myfren:  tp kan kumaha ceuk nu ngatur we…

myfren:  ya,,,

myfren:  urg mah hanya bisa positif thingking

myfren:  bahwa Allah moal bikin urg ngalaman eta

myfren:  atau mun urg nglaman ge Allah sudah tau bahwa urg geus siap menjalani

myfren:  jd santai sajah…

Dengan nada santai, dia merendah dengan menyebutkan bahwa dirinya belum mengalami seperti yang ku alami. Yang menarik ada pada pernyataan yang di-bold diatas. Aku translate deh…!

aku hanya bisa ber-positive thingking. Semoga qJJI tidak memberi pengalaman itu. Kalaupun ternyata qJJI memberi pengalaman itu, qJJI sudah tahu bahwa aku sanggup menjalaninya.

Walaupun dalam solat, aku sering membaca Firman qJJI yang ditulis dalam surat Al-Baqoroh ayat ketiga terakhir. Tapi tetap saja aku terkadang lupa/khilap. Yah, aku yakin bahwa apa yang aku alami saat ini, bisa ku atasi. karena qJJI tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan dari hambanya.

itu dulu deh, dah malem…! klo sempet pen ditambahin ayat Al-Quran nya…! makasih ya Bro…

Comments»

1. mersa - December 21, 2008

Dud..ikut curhat yah…
wah sangat malu rasanya baca tulisan mu ini teman..
karena akupun termasuk orang yang “lupa”
makasih telah menyegarkan kembali ingatan dan kesadaranku…karena tulisanmu ini..
dan nampaknya aku tahu siapa temanmu itu dud…
yang lebih bisa bijaksana dan rendah hati sekarang…ehm…ehmmmm
entah benar atau tidak…
yang pasti makasih banyak karena telah membuat aku sadar..untuk tetap berfikiran positif dan tidak suudzon…