jump to navigation

Teman-temanku yang Hebat October 19, 2009

Posted by hermawandhr in Renungan.
add a comment

kecil rasanya diri ini, melihat teman-teman yang sungguh luar biasa. rasa ini sebenarnya sudah dari dulu hinggap di hati, tapi setiap rasa ini muncul yang bisa kulakukan hanyalah diam, termenung tanpa arti. sedih rasanya jika melihat diri ini, semakin hari semakin turun grafiknya. sedih memang, karena yang turun bukanlah hal yang buruk, tapi kebalikannya.

alhamdulillah, qJJI memberiku teman-teman yang hebat. banyak sekali pelajaran yang qJJI berikan melalui mereka. setidaknya lewat status-status mereka di FB. yah, disela-sela pekerjaan (tepatnya browsing ga jelas di kantor), ku sempatkan melihat-lihat status-status mereka di FB. dan sungguh luar biasa, banyak sekali diantara mereka yang grafiknya naik, tidak hanya dalam hal dunia tapi yang lebih membuatku miris adalah dalam hal akherat.

terkadang aku bertanya-tanya, kenapa aku ga bisa seperti mereka yang kuanggap sukses? ah, mungkin ini hanyalah rasa sombong yang ada dalam diri atau apakah karena aku blom bisa bersyukur? atau mungkin sudah fitrahnya bagi setiap orang tatkala dia melihat rumput tetangga akan selalu lebih hijau dari rumputnya? apakah “trying to be myself” saat ini harus aku coba?entahlah, pertanyaan-pertanyaan itu belum bisa kujawab..

btw, makasih ya temans…. doakan aku agar bisa lebih baik dari aku yang sekarang, ingatkan aku untuk selalu ada pada jalur yang benar… aamiin…..

Satu Tiket Ke Surga February 13, 2009

Posted by hermawandhr in Renungan.
Tags: ,
3 comments

 

Cover Satu Tiket Ke Surga

Cover Satu Tiket Ke Surga

Assalamu’alaikum wr wb

Baru ngisi blog lagi nih….!!! biasa “penyakit” nge-blog nya baru dateng lagi. Yang sering ke TB Gramedia pasti tau gambar diatas. Yups, itu adalah cover buku “Satu Tiket Ke Surga”.

Kalo boleh sedikit ngasih review about that’s book, ada beberapa hal yang mau aku sampaikan. Sebenarnya buku ini berisi cerita- cerita biasa yang sungguh luar biasa penyampaiannya. Karena penyampaiannya yang luar biasa dan melihat suatu hal dari sudut pandang yang berbeda, maka buku ini bisa dikategorikan buku psikologi/motivasi Islam. Ya, walaupun yang nulis american tapi beliau adalah seorang muslimah. Namanya Zabrina A Bakar. Sis Zabrina -biasa dia disebut- sungguh sangat piawai dalam hal menyajikan sebuat cerita kehidupan. Di tempat tinggalnya, di Negeri Paman Sam, dia bahkan dijuluki Life Story Teller. 

Kalo ga salah ini adalah buku terjemahan, yang pasti judul aslinya bukanlah “One Ticket for Going to Heaven”. Satu Tiket ke Surga hanyalah salah satu judaul dari beberapa cerita yang ada didalam buku itu. Tapi secara keseluruhan, bisa saya simpulkan, memang isinya bisa mengantarkan kita ke Surga. Tentu saja tidak secara harfiah ya…!!! Buku itu mengajak kita untuk merenung, bermuhasabah, agar hidup kita bisa lebih baik, lebih bijak, lebih beriman dan bertakwa.

Selain itu, buku ini pun memberikan banyak sekali pengetahuan umum yang mendunia. Ya, Sis Zabrina memang “sangat gaul” di dunia maya, jadi pengetahuan umumnya sangat luas.

Sekarang, buku Satu Tiket Ke Surga 2, sudah terbit. Sama seperti sebelumnya, isinya pun cerita-cerita kehidupan. Kalo boleh membandingakan, yang kedua ini penyampaian  life story nya terkesan lebih serius. Berbeda dengan yang pertama yang lebih santai.

Tau gak?!?!? aku baca buku ini cepet tamat lo….!!! padahal biasanya -untuk buku setebal itu- lama bacanya. Tapi karena ya, enak dibacanya, jadi ga kerasa sudah tamat.

Pintalah Pundak Yang Lebih Kuat December 17, 2008

Posted by hermawandhr in Renungan.
Tags: , ,
3 comments

Malam ini, maksudnya siy cuma pengen minta makanan ke kakak kelas yang kebetulan baru dapat kiriman. Tapi subhanaqJJI, yang kudapat jauh lebih berharaga dari itu. Walaupun begitu makasih ya atas coca-cola dan wafer nisin, serta dodol nya… :D

Tadi aku ngobrol lumayan panjang dengan dia. Topiknya sekitar tentang pekerjaan, rasa syukur, dan doa. Kali ini, aku hanya akan menulis tentang doa. Sebenarnya pengen nulis yang rasa syukur siy, cuma kata-katanya dah lupa.

Ya qJJI, berikanlah kepada ku pundak yang lebih kuat, pundak yang bisa memikul beban yang lebih besar dan berat lagi….

ya, itu sepengal kalimat yang dia ucapakan padaku. (more…)

Aku Lupa, Nuhun Bro… December 5, 2008

Posted by hermawandhr in Renungan.
Tags: , ,
1 comment so far

Malam ini aku ngobrol dengan temanku yang ada di sebrang sana. Tidak terlalu jauh, sekitar 2-3 jam perjalanan dengan mobil, lewat tol tentunya. Biasanya kami mengobrol tentang hal-hal yang tidak berguna. Lebih tepatnya, aku selalu mengajak dia ngobrol hal-hal yang tidak berguna (setidaknya untuk saat ini).

Malam ini berbeda. Sungguh sangat-sangat berbeda. Malam ini aku mendapati sosok yang sangat berbeda darinya. Begitu bijaksana. Jujur saja, aku tersadar bahwa selama ini aku lupa. Terima kasih Bro, karena telah menyadarkanku. Tulisan ini aku dedikasikan untukmu. Ku doakan semoga TA mu cepat selesai dengan hasil yang memuasakan. Aku percaya, kamu pasti bisa. Doa dan Usahamu pasti lebih baik dibanding doa&usahaku dulu. qJJI pasti akan selalu membantumu.

Ok, itu adalah pendahuluan dari apa yang ingin kutulis saat ini. (more…)

Nyantai Masuk Surga November 18, 2008

Posted by hermawandhr in Renungan.
Tags:
2 comments

Ceritanya gini, 2 minggu yang lalu, tepatnya 2 jumat yang lalu, tetangga kamar gw bilang, “ayo mangkat jumatan”. Dalam English: let’s go for friday praying. Jawab gw simple, nyantai aja kali baru jam segini. Saat itu jam menunjukan pukul 11.30 (fyi, friday praying would be hold at 11.45).

Temen gw nyeletuk, “berarti masuk surganya juga mau nyantai ya….?!?!?!?!?”. I’m so suprised. Gw langsung diem, sambil merenung dan (more…)